About this blog

Selasa, 16 Desember 2008

Your wallet for the internet







Web Design

5 Steps web design

Create
Choose
Plan

Get
Hire

http://www.webdesign.org/?aff=sagalaerna

Cara Mudah Membuat Website. Hanya 2 Jam Pasti Jadi

Sudah Saatnya Usaha Ofline anda menuju Online,

Dengan Template siap pakai anda akan di mudahkan untuk membuat website

Dengan Template Siap Pakai, Anda Dapat Membuat Website Profesional Kurang Dari 2 Jam!! anda tidak percaya ?
http://www.jogjatemplate.com/?id=sagalaerna

Menghasilkan Uang Melimpah Hanya Dengan Mengetik Dan Akses Internet

Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya!
Satu lagi site yang benar-benar sangat mengagumkan sekali.
Khusus buat para ibu-ibu atau siapa yang senang surfing di dunia maya

Rahasia Orang Kaya Memaksimalkan Harta Mereka

Aku ketemu site yang sangat bagus mengenai cara orang-orang kaya mengelola keuangan mereka.  Setelah membacanya aku Mendapatkan Hasil Maksimal dari Uang yang aku miliki.  
Sehingga dapat menentukan:

Memilih Jalur Investasi yang Paling Menguntungkan

Mendanai Pendidikan Anak Ke Universitas Favorit

Mengamankan Harta Benda Dari Resiko

Melepaskan Diri Dari Hutang

Pensiun Tanpa Hidup Susah


Nga ada deh alasan yang namanya krismon. Coba kunjungi Site ini pasti kamu senang. Dan akan teriak aku akan bisa mengelola keuanganku sekarang


Senin, 15 Desember 2008

Ketemu Site Yang Dapat Membeikan Uang. Hanya CLick Saja!

Hello NAME,

I want to tell you about a great site I found. They pay me to read e-mail,
visit web sites and much more.

It's free to join and easy to sign up! CLICK THIS

10euro-mail.com


ayaemails.com

emailsclub.com

rat-mails.com

amazingptr.com

eagle-mails.com

puma-mails.com

Koneksi Internet Unlimited Murah

Koneksi Internet Unlimited Murah.
Dapatkan chip/kartu koneksi internet murah tarif flat perbulan, bisa internetan sepuasnya tanpa takut tagihan membengkak.
Segera kunjungi
http://www.bingkisankasih.com/aktivasi.php?ref=sagalaerna
Jasa Layanan Koneksi Internet Unlimited Murah
Ingin bebas internetan sepuasnya, dapatkan koneksi internet unlimited murah program up to 7,2 Mbps (sekarang masih 256Kbps) tarif flat hanya 220 ribu/bulan
Segere kunjungi:
http://www.bingkisankasih.com/aktivasi.php?ref=sagalaerna


Minggu, 14 Desember 2008

Mendapatkan Uang Dari Internet Hanya Dengan Klik

Ada program Pay To Click,
Dan kita dapat menghasilkan uang
Hanya dengan Menjadi referal akan mendapatkan uang.
Ikuti saja langkah-langkahnya.
Selamat mencoba

http://www.PaidClicks.WS/?r=sagalaerna

http://newbux.com/?r=sagalaerna

http://bux.to/?r=sagalaerna

Do you think making money is hard?

Apakah mendapatkan uang itu susah?
Jawabnya hanya satu kemauan dan usaha.
Dapatkan jawabnya di sini.
Karena dimana ada kemauan disitu ada jalan. Coba deh. Ikuti aja langkah-langkahnya.
Sangat mudah sekali.
Selamat mencoba yach.

Mendapatkan Uang Dari Internet 1

Mau Uang?
Ikuti Aja deh step by step.
Dapatkan tehnik-tehnik gampang hanya melalui internet.
Gratis. Tidak dipungut bayaran. Rupiah akan mengalir ke rekening anda.
Coba, klik dan ikuti step by step.
God luck.


Do You Like A Money?




Jumat, 12 Desember 2008

Life Is Meaningful

Jumlah manusia di dunia ini sungguh banyak. Miliaran orang menghembuskan nafasnya setiap hari. Tapi, apakah kita semua sudah menentukan apa tujuan hidup kita? Sudah kita pastikan untuk apa kita bernafas setiap hari? Jangan-jangan kita hidup hanya untuk menghabiskan umur yang diberikan Tuhan saja. Bagaimana dengan anda? Anda sudah tentukan tujuan hidup anda? Syukurlah kalau sudah. Dan, saya berdoa semoga tujuan anda tercapai.Kata orang tua, hidup di dunia itu cuma sebentar. Saking sebentarnya, ibarat orang mampir minum. Sayang kalau waktu yang cuma sebentar ini tak berarti. Tapi, tak semua orang bisa dengan mudah menentukan apa yang ia tuju dalam hidupnya. Kita semua mesti melalui perjalanan yang panjang.
Dan, mungkin berliku-liku. Baru kita menemukan apa sebenarnya yang kita cari dalam umur yang pendek ini. Tujuan hidup bukan ambisi, tapi lebih pada sebuah jati diri.
Ketika anda sudah menentukan apa yang anda tuju, ya itulah diri anda. Untuk hal itulah anda hidup.

Selasa, 09 Desember 2008

12 Step Internet Recovery Program

3) I will get dressed before noon.


Never Trust Your Friends

Link

A Nice Story About Love

A Nice Article about Love
by Swami Vivekananda


I once had a friend who grew to be very close to me.
Once when we were sitting at the edge of a swimming pool, she filled the palm of her hand with some water and held it before me, and said this: "You see this water carefully contained on my hand? It symbolizes Love."
This was how I saw it: As long as you keep your hand caringly open and allow it to remain there, it will always be there. However, if you attempt to close your fingers round it and try to posses it, it will spill through the first cracks it finds.
This is the greatest mistake that people do when they meet love...they try to posses it, they demand, they expect... and just like the water spilling out of your hand, love will retrieve from you .
For love is meant to be free, you cannot change its nature. If there are people you love, allow them to be free beings.

Give and don't expect.
Advise, but don't order.
Ask, but never demand.

It might sound simple, but it is a lesson that may take a lifetime to truly practice. It is the secret to true love. To truly practice it, you must sincerely feel no expectations from those who you love, and yet an unconditional caring."

Passing thought... Life is not measured by the number of breaths we take; but by the moments that take our breath away.....

Life is beautiful!!! Live it !!!

Thoughts about MEN

Clothes make the man. Naked people have little or no influence on society.

If the world were a logical place, men would ride side-saddle.

To attract a man, wear a perfume called 'New Car Interior.'

Women like quiet men because they think they are listening.

On one issue at least, men and women agree; they both distrust women.

The men who try to do something and fail are infinitely better than those who try to do nothing and succeed.

Help a man when he is in trouble and he will remember you when he is in trouble again.

Show me a man with both feet firmly on the ground, and I will see a man who can't get his pants off!

Don't kick a man when he's down unless you're certain he won't get up.

Early to rise, early to bed, makes a man healthy but socially dead.

Man who sneezes without tissues takes matters into his own hands. (yuck)

Bachelor: the only man who has never told his wife a lie.

If you never want to see a man again, say, "I love you, I want to marry you, I want to have children." -- they leave skid marks. This works whether a man or woman says it.

There are easier things in life than finding a good man. Like Nailing Jello to a tree for instance.

Mankind is stupid. If you forget, they will remind you.

Men are like fish. Neither would get in trouble if they kept their mouths
shut.

Jumat, 05 Desember 2008

 Hello nama saya Erna,
readerspond.com


Saya mau kasih tau nih ada Site bagus yang memberikan kamu Uang.  Kita dibayar lho hanya baca-baca dan klik emailnya.  Ikuti aja langkah-langkahnya.
Have Fun yach!! 
Gratis lagi.

It's free to join and easy to sign up! CLICK THIS
LINK TO VISIT:
http://www.readerspond.com/pages/index.php?refid=sagalaerna
http://michaelmails.com/pages/index.php?refid=sagalaerna
michaelmails.com

God won't ask

God won't ask what kind of car you drove, but will ask how many people you drove who didn't have transportation.

God won't ask the square footage of your house, but will ask how many people you welcomed into your home.

God won't ask about the fancy clothes you had in your closet, but will ask how many of those clothes helped the needy.

God won't ask about your social status, but will ask what kind of class you displayed.

God won't ask how many material possessions you had, but will ask if they dictated your life.

God won't ask what your highest salary was, but will ask if you compromised your character to obtain that salary.

God won't ask how much overtime you worked, but will ask if you worked overtime for your family and loved ones.

God won't ask how many promotions you received, but will ask how you promoted others.

God won't ask what your job title was, but will ask if you reformed your job to the best of your ability.

God won't ask what you did to help yourself, but will ask what you did to help others.

God won't ask how many friends you had, but will ask how many people to whom you were a true friend.

God won't ask what you did to protect your rights, but will ask what you did to protect the rights of others.

God won't ask in what neighborhood you lived, but will ask how you treated your neighbors.

God won't ask about the color of your skin, but will ask about the content of your character.

God won't ask how many times your deeds matched your words, but will ask how many times they didn't. (Source Unknown)

Selasa, 02 Desember 2008

Cinta Kasih Di Hati Manusia

Jaman dahulu kala di Rusia hidup pasangan suami-istri Simon dan Matrena. Simon yang miskin ini adalah seorang pembuat sepatu. Meskipun hidupnya tidaklah berkecukupan, Simon adalah seorang yang mensyukuri hidupnya yang pas-pasan.
Masih banyak orang lain yang hidup lebih miskin daripada Simon. Banyak orang-orang itu yang malah berhutang padanya. Kebanyakan berhutang ongkos pembuatan sepatu. Maklumlah, di Rusia sangat dingin sehingga kepemilikan sepatu dan mantel merupakan hal yang mutlak jika tidak mau mati kedinginan.

Suatu hari keluarga tersebut hendak membeli mantel baru karena mantel mereka sudah banyak yang berlubang-lubang.
Uang simpanan mereka hanya 3 rubel (rubel = mata uang Rusia) padahal mantel baru yang paling murah harganya 5 rubel. Maka Matrena meminta pada suaminya untuk menagih hutang orang-orang yang telah mereka buatkan sepatu. Maka Simon pun berangkat pergi menagih hutang. Tapi tak satupun yang membayar.

Dengan sedih Simon pulang. Ia batal membeli mantel.Dalam perjalanan pulang, Simon melewati gereja, dan saat itu ia melihat sesosok manusia yang sangat putih bersandar di dinding luar gereja. Orang itu tak berpakaian dan kelihatan sekali ia sangat kedinginan.Simon ketakutan, "Siapakah dia? Setankah? Ah, daripada terlibat macam-macam lebih baik aku pulang saja". Simon bergegas mempercepat langkahnya sambil sesekali mengawasi belakangnya, ia takut kalau orang itu tiba-tiba mengejarnya.

Namun ketika semakin jauh, suara hatinya berkata, "HAI SIMON, TAK MALUKAH KAU? KAU PUNYA MANTEL MESKIPUN SUDAH BERLUBANG-LUBANG, SEDANGKAN ORANG ITU TELANJANG. PANTASKAH ORANG MENINGGALKAN SESAMANYA BEGITU SAJA?"

Simon ragu, tapi akhirnya toh ia balik lagi ke tempat orang itu
bersandar. Ketika sudah dekat, dilihatnya orang itu ternyata pria yang wajahnya sungguh tampan. Kulitnya bersih seperti kulit bangsawan. Badannya terlihat lemas dan tidak berdaya, namun soro matanya menyiratkan rasa terima kasih yang amat sangat ketika Simon memakaikan mantel luarnya kepada orang itu dan memapahnya berdiri. Ia tidak bisa menjawab sepatah kata pun atas pertanyaan-pertanyaan Simon, sehingga Simon memutuskan untuk membawanya pulang.

Sesampainya di rumah, Matrena marah sekali karena Simon tidak membawa mantel baru dan membawa seorang pria asing. "Simon, siapa ini? Mana mantel barunya? "Simon mencoba menyabarkan Matrena, "Sabar, Matrena.... dengar dulu penjelasanku. Orang ini kutemukan di luar gereja, ia kedinginan, jadi kuajak sekalian pulang"."Bohong!! Aku tak percaya....sudahlah, pokoknya aku tak mau dengar ceritamu!

Sudah tahu kita ini miskin kok masih sok suci menolong orang segala!! Usir saja dia!!""Astaga, Matrena! Jangan berkata begitu, seharusnya kita bersyukur karena kita masih bisa makan dan punya pakaian, sedangkan orang ini telanjang dan kelaparan. Tidakkah di hatimu ada sedikit belas kasih?" Matrena menatap wajah pria asing itu, mendadak ia merasa iba.

Lalu disiapkannya makan malam sederhana berupa roti keras dan bir hangat.

"Silakan makan, hanya sebeginilah makanan yang ada. Siapa namamu dan darimana asalmu? Bagaimana ceritanya kau bisa telanjang di luar gereja?"Tiba-tiba wajah pria asing itu bercahaya. Mukanya berseri dan ia tersenyum untuk pertama kalinya. "Namaku Mikhail, asalku dari jauh.

Sayang sekali banyak yang tak dapat kuceritakan. Kelak akan tiba saatnya aku boleh menceritakan semua yang kalian ingin ketahui tentang aku. Aku akan sangat berterima kasih kalau kalian mau menerimaku bekerja di sini.""Ah, Mikhail, usaha sepatuku ini cuma usaha kecil.

Aku takkan sanggup menggajimu", demikian Simon menjawab.Tak apa,Simon. Kalau kau belum sanggup menggajiku, aku tak keberatan kerja tanpa gaji asalkan aku mendapat makan dan tempat untuk tidur."

"Baiklah kalau kau memang mau begitu. Besok kau mulai bekerja".Malamnya pasangan suami-istri itu tak dapat tidur. Mereka bertanya-tanya."Simon tidakkah kita keliru menerima orang itu? Bagaimana jika Mikhail itu ternyata buronan?" Matrena bertanya dengan gelisah pada Simon. Simon menjawab, "Sudahlah Matrena. Percayalah pada pengaturan Tuhan. Biarlah
ia tinggal di sini.Tingkah lakunya cukup baik. Kalau ternyata ia
berperilaku tidak baik, segera kuusir dia".Esoknya Mikhail mulai bekerja membantu Simon membuat dan memperbaiki sepatu.
Di bengkelnya,Simon mengajari Mikhail memintal benang dan membuat pola serta menjahit kulit untuk sepatu.

Sungguh aneh, baru tiga hari belajar, Mikhail sudah bisa membuat sepatu lebih baik dan rapi daripada Simon.Lama kelamaan bengkel sepatu Simon mulai terkenal karena sepatu buatan Mikhail yang bagus. Banyak pesanan mengalir dari desa-desa yang penduduknya kaya. Simon tidak lagi miskin. Keluarga itu sangat bersyukur karena mereka sadar, tanpa bantuan tangan terampil Mikhail, usaha mereka takkan semaju ini.Namun mereka juga terus bertanya-tanya dalam hati, siapa sebenarnya Mikhail ini. Anehnya, selama Mikhail tinggal bersama mereka, baru sekali saja ia tersenyum, yaitu dulu saat Matrena memberi Mikhail makan. Namun meski tanpa senyum, muka Mikhail selalu berseri sehingga orang tak takut melihat wajahnya.

Suatu hari datanglah seorang kaya bersama pelayannya. Orang itu tinggi besar, galak dan terlihat kejam. "Hai Simon, Aku minta dibuatkan sepatu yang harus tahan setahun mengahadapi cuaca dingin. Kalau sepatu itu rusak sebelum setahun, kuseret kau ke muka hakim untuk dipenjarakan!!

Ini, kubawakan kulit terbaik untuk bahan sepatu. Awas, hati-hati ini kulit yang sangat mahal!"Di pojok ruangan, Mikhail yang sedari tadi duduk diam, tiba-tiba tersenyum. Mukanya bercahaya, persis seperti dulu ketika ia pertama kalinya tersenyum. Sebenarnya Simon enggan berurusan dengan orang ini.

Ia baru saja hendak menolak pesanan itu ketika Mikhail memberi isyarat agar ia menerima pesanan itu. Simon berkata,
"Mikhail, kau sajalah yang mengerjakan sepatu itu. Aku sudah mulai tua. Mataku agak kurang awas untuk mengerjakan sepatu semahal ini.

Hati-hati, ya. Aku tak mau salah satu atau malah kita berdua masuk penjara."Ketika Mikhail selesai mengerjakan sepatu itu, bukan main terkejutnya Simon. "Astaga, Mikhail, kenapa kau buat sepatu anak-anak?

Bukankah yang memesan itu orangnya tinggi besar? Celaka, kita bisa masuk penjara karena...."Belum selesai Simon berkata, datang si pelayan orang kaya. "Majikanku sudah meninggal. Pesanan dibatalkan.

Jika masih ada sisa kulit, istri majikanku minta dibuatkan sepatu
anak-anak saja"."Ini, sepatu anak-anak sudah kubuatkan. Silakan bayar ongkosnya pada Simon", Mikhail menyerahkan sepatu buatannya pada pelayan itu.

Pelayan itu terkejut, tapi ia diam saja meskipun heran darimana Mikhail tahu tentang pesanan sepatu anak-anak itu.Tahun demi
tahun berlalu, Mikhail tetap tidak pernah tersenyum kecuali pada dua kali peristiwa tadi. Meskipun penasaran, Simon dan Matrena tak pernah berani menyinggung-nyinggung soal asal usul Mikhail karena takut ia akan meninggalkan mereka.

Suatu hari datanglah seorang ibu dengan dua orang anak kembar yang salah satu kakinya pincang! Ia minta dibuatkan sepatu untuk kedua anak itu. Simon heran sebab Mikhail tampak sangat
gelisah. Mukanya muram, padahal biasanya tidak pernah begitu. Saat mereka hendak pulang, Matrena bertanya pada ibu itu, "Mengapa salah satu dari si kembar ini kakinya pincang?"Ibu itu menjelaskan,
"Sebenarnya mereka bukan anak kandungku. Mereka kupungut ketika ibunya meninggal sewaktu melahirkan mereka. Padahal belum lama ayah mereka juga meninggal. Kasihan, semalaman ibu mereka yang sudah meninggal itu tergeletak dan menindih salah satu kaki anak ini Itu sebabnya ia pincang. Aku sendiri tak punya anak, jadi kurawat mereka seperti

"Tuhan Maha Baik, manusia dapat hidup tanpa ayah ibunya, tapi tentu saja manusia takkan dapat hidup tanpa Tuhannya", kata Matrena. Mendengar itu, Mikhail kembali berseri-seri dan tersenyum untuk ketiga kalinya. Kali ini bukan wajahnya saja yang bercahaya, tapi seluruh tubuhnya.

Sesudah tamu-tamu tersebut pulang, ia membungkuk di depan Simon dan Matrena sambil berkata, "Maafkan semua kesalahan yang pernah kuperbuat, apalagi telah membuat gelisah dengan tidak mau menceritakan asal usulku. Aku dihukum Tuhan, tapi hari ini Tuhan telah mengampuni aku. Sekarang aku mohon pamit."Simon dan Matrena tentu saja heran dan terkejut, "Nanti dulu Mikhail, tolong jelaskan pada kami siapakah sebenarnya kau ini?"Mikhail menjawab sambil terus tersenyum, "Sebenarnya aku adalah adalah satu malaikat Tuhan. Bertahun-tahun yang lalu Tuhan menugaskan aku menjemput nyawa ibu kedua anak tadi. Aku sempat menolak perintah Tuhan itu tapi kuambil juga nyawa ibu mereka. Aku menganggap Tuhan kejam. Belum lama mereka ditinggal ayahnya, sekarang ibunya harus meninggalkan mereka juga.

Dalam perjalanan ke surga, Tuhan mengirim badai yang menghempaskanku ke bumi. Jiwa ibu bayi menghadap Tuhan sendiri. Tuhan berkata padaku, 'MIKHAIL, TURUNLAH KE BUMI DAN PELAJARI KETIGA KEBENARAN INI HINGGA KAU MENGERTI:

PERTAMA, APAKAH YANG HIDUP DALAM HATI MANUSIA?

KEDUA, APA YANG TAK DIIJINKAN PADA MANUSIA?

KETIGA, APA YANG PALING DIPERLUKAN MANUSIA?'

"Aku jatuh di halaman gereja, kedinginan dan kelaparan.
Simon menemukan dan membawaku pulang. Waktu
Matrena marah-marah dan hendak mengusir aku, kulihat maut dibelakangnya. Seandainya ia jadi mengusirku, ia pasti mati malam itu.

Tapi Simon berkata, "Tidakkah di hatimu ada sedikit belas kasih?"
Matrena jatuh iba dan memberi aku makan. 
Saat itulah aku tahu kebenaran pertama:
"YANG HIDUP DALAM HATI MANUSIA ADALAH BELAS KASIH"

"Kemudian ada orang kaya yang memesan sepatu yang tahan satu tahun sambil
marah-marah. Aku melihat maut di belakangnya. Ia tidak tahu ajalnya
sudah dekat. Aku tersenyum untuk kedua kalinya. 
Saat itulah aku tahu kebenaran kedua:
"MANUSIA TIDAK DIIJINKAN MENGETAHUI MASA DEPANNYA.
MASA DEPAN MANUSIA ADA DI TANGAN TUHAN"

"Hari ini datang ibu angkat bersama kedua anak kembar tadi.
Ibu kandung si kembar itulah yang diperintahkan Tuhan untuk kucabut nyawanya.
Dan aku melihat si kembar dirawat dengan baik oleh ibu lain.
Aku tersenyum untuk ketiga kalinya dan kali ini tubuhku bercahaya.
Aku tahu kebenaran yang ketiga:
"MANUSIA DAPAT HIDUP TANPA AYAH DAN IBUNYA
TAPI MANUSIA TIDAK
AKAN DAPAT HIDUP TANPA TUHANNYA.
"Simon, Matrena, terima kasih atas kebaikan kalian berdua. Aku telah mengetahui ketiga kebenaran itu,
Tuhan telah mengampuniku. Semoga kasih Tuhan senantiasa menyertai
kalian sepanjang hidup." Mikhail kembali ke surga.