About this blog

Kamis, 02 Juni 2011

Menularkan Kebahagiaan

Masih sangat pagi seorang teman mengirimkan sebuah BBM yang sangat menginspirasi saya.  Saya pikir tidak ada salahnya saya masukkan di blog saya sekalian menyimpan file:

Baca deh, bagus sekali, walau ada beberapa bagian aku edit..heee yang penting maknanya masih tersirat koq.

Pada suatu pagi seorang pemuda akan berangkat bekerja, entah karena ada halangan apa dia meutuskan untuk naik taxi.  Sang pemuda kemudian memberhentikan taksi yang kebetulan melintas.  Saat membuka pintu taxi dan menaikinya sang pemuda menyapa supir taxi dengan ramahnya sambil berucap
'Selamat pagi Pak,' dengan ramah sang pengemudi taksi menjawab 'Selamat pagi'.  Setelah beberapa saat duduk sang pemuda kemudian menyapa kembali
 'Pak, pagi ini adalah pagi yang cerah.  Coba perhatikan sinar matahari bersinar terang benderang di pagi ini?' Sang sopir taxi memperhatikan sang pemuda yang duduk di belakangnya melalui kaca spion, terlihat wajah cerah serta senyum di bibir pemuda tersebut sambil sesekali pemuda tersebut bersenandung kecil...hmmmm........
Sang pengemudi taxi yang memperhatikan penumpang muda yang berwajah ceria serta tersenyum sambil sesekali bernyanyi kecil, sang pengemudi taxipun seakan merasakan perasaan pemuda tersebut sehingga diapun ikut bersemangat diikuti senang hati melajukan taxinya ditengah-tengah kemacetan dan sepeda motor yang melaju memotong jalurnya. 

Pada saat sampai di tempat tujuan.. sambil tersenyum Sang Pemuda merogoh dan mengulurkan lembaran dua puluh ribu untuk membayar untuk argo yang tercamtum hampir 15 ribu...sambil berkata 'Kembaliannya buat bapak saja...selamat bekerja Pak..' sambil tersenyum sang pemuda memasuki kantornya pagi itu dan dengan tersenyum pula sang sopir taxi berkata 'Terima kasih...' diiringi dengan menganggukkan kepala Pak sopir taksi berterim kasih dengan penuh syukur...

Dengan penuh kegembiraan pengemudi taxi menuju sebuah warung untuk menikmati sarapan pagi karena dia tidak sempat makan pagi, disebabkan masih sangat pagi dia meninggalkan keluarganya untuk bekerja memenuhi kebutuhan rumah tangganya.  Sebuah rejeki yang didapatkan pengemudi taxi padahal masih sangat pagi membuatnya bersemangat dan tersenyum berjalan menuju warung sambil dalam hati dia berkata 'kalau setiap penumpang begini terus setiap hari.....' 
Saat sampai di warung sang ibu penjaga warung menyapa pengemudi taxi 'Biasa Pak?'
Dengan semangat sang pengemudi taxi menjawab 'Iya biasa.. Nasi sayur... tetapi.. pagi tambahkan sepotong ayam' diiringi dengan senyum.

Ketika pengemudi taxi selesai makan dan hendak membayar nasi, dia menambahkan seribu rupiah sambil berkata 'Buat jajan anaknya si ibu,.' kemudian pengemudi taxi berlalu kembali mengerjakan tugas rutinnya.

Saat anak ibu penjual warung makanan akan berangkat ke sekolah si ibu warung memberikan anaknya uang jajan seribu rupiah uang pemberian sang supir taxi.  Pagi itu anak ibu warung penjual makanan berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar. Sesampainya di sekolah pagi itu dengan gembira dia menuju penjual makanan di arena sekolah dan membeli 2 buah roti, sebuah roti diberikannya kepada temannya yang tidak membawa bekal pagi itu.

Begitulah...sebuah cerita bisa berlanjut.. 
Bergulir... .
Seperti bola salju...

Pak sopir taxi bisa lebih berbahagia hari pada hari itu, karena sang pemuda yang merupakan penumpang pertama sang pengemudi taxi menyapa, memberi senyuman serta memberikannya rejeki di pagi hari sehingga pengemudi kemudian membagikan kebahagiaan yang di dapatnya kepada ibu penjual warung makanan...
Ibu warung penjuali makanan...membagikan uang lebih yang diberikan supir taxi kepada anaknya...
Anak ibu penjual warung membagikan kebahagiaan yang di dapatnya kepada temannya..
Sehingga semakin banyak orang yang tertular oleh kebahagiian.......

Teman,
Kebahagiaan itu sama seperti kesusahan, bisa menular kepada siapa saja terutama orang-orang yang berada di sekitar kita...
Kebahagiaan juga adalah sebuah pilihan...

Siapkah kita hari ini menularkan kebahagiaan kita kepada orang-orang di sekitar kita??
Pada saat memiliki kesempatan menerima itu adalah sebuah berkat...
Percayakah anda bahwa memberi juga bisa menjadi suatu anugerah....

Buat keputusan setiap hari untuk mengisi sisa hidup untuk tetap berbahagia, dan kemudian membuat orang-orang di sekitar kita juga turut berbahagia atas keberadaan kita.

Mari kita mulai dari diri kita dahulu untuk selalu berbahagia dan kemudian membagikan kebahagiaan kita kepada orang-orang di sekita kita, sehinga arus kebahagiaan akan terus berputar...tertular kepada setiap orang yang telah kita tularkan kebahagiaan kita.  Hanya dengan satu syarat jangan pernah dengki atau iri dengan kebahagiaan yang dimiliki oleh orang lain, tetapi berusahalah untuk  menghilangkannya!

Tetap semangat, jadilah seorang yang selalu berbahagia setiap saat.

Tidak ada komentar: